Selasa, 28 Desember 2010

Keyboard QWERTY


SEJARAH SUSUNAN KEYBOARD

Banyak hal kecil yang kita tidak sadari terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti halnya keyboard yang sehari-hari kita pake dirumah ato dimanapun, keyboard bisanya identik dengan komputer karena klo kita membicarakan tentang komputer maka keyboard tidak bisa lepas dari komputer tersebut.

Yang ingin saya bicarakan disini adalah sadarkah kita klo keyboard yang kita pakai tersebut mempunyai sejarah tersendiri, sebelumnya dengan perkembangan tehknologi yang pesat, kita sekarang menyebut nama sebagian handphone dengan sebutan QWERTY dan saya yakin sebagian orang tidak mengerti kenapa disebut QWERTY.

Sejarahnya, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard. Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat.

Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.

Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940. Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.

Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi “alternatif” di sekitar Tahun 1970. Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY, dll. Dari sini kita bisa tarik kesimpulan bahwa susunan keyboard yang kita sering pake belum tentu sama dengan susunan keyboard yang dipakai oleh orang belahan dunia seberang. atau apakah keyboard mempunyai standar internasional.

Sumber : http://badsamt.wordpress.com/2010/04/12/sejarah-susunan-keyboard/

0 komentar:

Posting Komentar

SeMaNgAT!! © 2008 Template by:
SkinCorner